BUMDESMA Bersabar Mandiri Sejahtera LKD Hadir Perkuat Ekonomi Masyarakat
MERANTI, faktainfokom.com
Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA) Bersabar Mandiri Sejahtera LKD Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, terus mengembangkan peran sebagai lembaga ekonomi antardesa yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pengembangan potensi ekonomi lokal.
Dengan dukungan lima desa anggota, yakni Desa Banglas, Banglas Barat, Alah Air, Alah Air Timur, dan Sesap, BUMDESMA Bersabar Mandiri Sejahtera LKD menjalankan sejumlah unit usaha yang mencakup pembiayaan permodalan UMKM kelompok perempuan dan perseorangan, perdagangan barang dan jasa, kedai kopi serta budidaya sayuran hidroponik.
Direktur Utama BUMDESMA Bersabar Mandiri Sejahtera LKD, Susanto Sudarmo, S.E., mengatakan pengembangan unit usaha tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan potensi desa juga kelurahan di Kecamatan Tebing Tinggi secara profesional dan berkelanjutan.
Menurutnya, BUMDESMA tidak hanya diarahkan menjadi lembaga pengelola usaha, tetapi juga diharapkan mampu membuka akses permodalan, memperluas peluang usaha, dan menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Pengembangan BUMDESMA harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berupaya mengoptimalkan potensi usaha yang ada, memperkuat pelayanan permodalan UMKM, serta mengembangkan kegiatan produktif yang dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya, Selasa (20/10/2026).
Pembiayaan UMKM Menjadi Unit Usaha Utama
Salah satu kegiatan utama BUMDESMA Bersabar Mandiri Sejahtera LKD adalah pelayanan pembiayaan permodalan UMKM. Unit ini menyediakan layanan pinjaman bagi masyarakat, baik melalui kelompok perempuan maupun secara individu.
Berdasarkan profil lembaga, unit permodalan UMKM melaporkan pendapatan kotor rata-rata Rp100 juta hingga Rp150 juta per bulan selama Januari–September 2026. Kegiatan tersebut didukung tiga petugas administrasi unit yang melayani masyarakat di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi.
Kehadiran layanan pembiayaan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperoleh akses modal untuk mengembangkan kegiatan ekonomi mereka.
BUMDESMA juga menetapkan skema imbal hasil yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan sejumlah lembaga keuangan mikro sejenis di wilayah setempat. Keunggulan tersebut menjadi salah satu aspek yang ingin dikembangkan untuk meningkatkan daya tarik layanan kepada masyarakat.
Bagi pelaku UMKM, akses pembiayaan yang sesuai kebutuhan usaha dapat menjadi salah satu faktor pendukung pengembangan usaha. Karena itu, pengelolaan pinjaman secara bertanggung jawab, pelayanan yang baik, serta keberlanjutan dana bergulir menjadi bagian penting dalam menjaga manfaat program.
Kembangkan Perdagangan Barang dan Jasa
Selain pembiayaan UMKM, BUMDESMA Bersabar Mandiri Sejahtera LKD mengembangkan unit usaha perdagangan barang dan jasa yang telah berjalan sejak pertengahan tahun 2025 oleh tiga personel pengelola unit.
Kegiatan usaha yang tercantum dalam profil meliputi kedai kopi, layanan kredit barang, dan budidaya sayuran hidroponik. Saat ini BUMDESMA Bersabar Mandiri Sejahtera LKD sedang menjajaki kerja sama dengan BUMN Pangan ID Food dibawah Danantara dan Perum Bulog.
Pada layanan kredit barang, lembaga mencatat telah melayani 74 nasabah. Sementara itu, kegiatan hidroponik dilaporkan telah menghasilkan 163 kilogram sayuran jenis sawi pakcoy dalam dua bulan produksi.
Pengembangan berbagai unit usaha tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas sumber kegiatan ekonomi lembaga sekaligus memanfaatkan peluang pasar di Kecamatan Tebing Tinggi dan sekitarnya.
Unit usaha kedai kopi juga menjadi salah satu kegiatan yang terus dikembangkan. Dalam profilnya, BUMDESMA menyebut pendapatan usaha tersebut mulai membaik dan stabil sejak kuartal III 2026.
Melalui pengelolaan yang terarah, unit perdagangan barang dan jasa diharapkan dapat tumbuh menjadi kegiatan usaha yang produktif, mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, serta mendukung keberlanjutan operasional BUMDESMA.
Legalitas Diperkuat, Tata Kelola Terus Dikembangkan
BUMDESMA Bersabar Mandiri Sejahtera LKD awalnya dibentuk dengan nama BUMDESMA Bersabar Mandiri melalui Musyawarah Antar Desa pada 10 Oktober 2024 di Aula Kantor Camat Tebing Tinggi dan mulai berkantor di Jalan Dorak Selatpanjang pada 1 Februari 2025. Nama Bersabar merupakan singkatan dari Bersama Sesap, Alahair, Alahair Timur, Banglas dan Banglas Barat.
Lembaga ini kemudian mengalami perubahan nama menjadi BUMDESMA Bersabar Mandiri Sejahtera LKD atas persetujuan Menteri Desa PDT RI Yandri Susanto dan memperoleh sertifikat pendaftaran badan hukum dari Kementerian Hukum Republik Indonesia dengan nomor AHU-00079.AH.01.35.Tahun 2026, tertanggal 15 Juni 2026.
Dalam struktur kelembagaannya, BUMDESMA Bersabar Mandiri Sejahtera LKD memiliki unsur penasihat, pelaksana operasional, pengawas, serta pengelola masing-masing unit usaha.
Susanto Sudarmo menjabat sebagai Direktur Utama, didampingi Teguh Pranolo sebagai Sekretaris Umum dan Fatma Mundriasari sebagai Bendahara Umum. Pengawasan lembaga melibatkan Syaifuddin, Nurhidayati, dan Salbiah, dengan kepala desa dari lima desa anggota sebagai unsur penasihat.
Kelembagaan yang tertata menjadi fondasi penting bagi pengembangan usaha. Selanjutnya, penguatan administrasi, transparansi pelaporan, pengawasan internal, dan evaluasi kinerja secara berkala diperlukan agar pengelolaan dana serta aset dapat dipertanggungjawabkan.
Bagi BUMDESMA yang mengelola kegiatan pembiayaan dan usaha komersial, dukungan semua pihak sangat penting bagi keberlangsungan tata kelola yang baik sehingga mampu berperan dalam memberi manfaat serta menjaga kepercayaan masyarakat.
Siapkan Pengembangan Usaha Produktif
Dalam upaya memperluas kegiatan usaha, BUMDESMA Bersabar Mandiri Sejahtera LKD juga menyiapkan rencana pengembangan peternakan ayam petelur yang telah diusulkan melalui proposal bantuan pengembangan usaha tahun anggaran 2026 kepada Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal Kemendes PDT RI.

Proposal tersebut mencantumkan kebutuhan total anggaran sebesar Rp240.835.000 untuk pembangunan sarana peternakan, meliputi pekerjaan tanah, fondasi dan lantai, rangka dan atap, dinding dan ventilasi, kandang, instalasi listrik, peralatan pendukung, serta tenaga kerja.
Rencana ini diharapkan dapat menjadi peluang diversifikasi usaha sekaligus membuka ruang pengembangan kegiatan ekonomi produktif di tingkat lokal.
Meski demikian, pelaksanaan rencana tersebut memerlukan perencanaan teknis, perhitungan biaya yang terverifikasi, kesiapan operasional, dan kepastian pasar agar usaha dapat berjalan secara berkelanjutan.
Dengan demikian, pengembangan unit usaha baru tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana, tetapi juga harus memperhatikan kemampuan usaha menghasilkan pendapatan dan menutup biaya operasional.
Berorientasi pada Kemandirian Ekonomi Masyarakat
BUMDESMA Bersabar Mandiri Sejahtera LKD memiliki visi menjadi motor penggerak pelayanan kemandirian ekonomi masyarakat desa yang maju, sejahtera, dan berkualitas melalui pengelolaan sumber daya alam serta sumber daya manusia secara profesional dan inovatif.
Visi tersebut dijabarkan melalui misi penguatan tata kelola, peningkatan kompetensi tenaga kerja, optimalisasi potensi ekonomi desa, pemberdayaan UMKM, pengembangan kerja sama usaha, serta peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui penyertaan modal desa.
Ke depan, keberhasilan lembaga tidak hanya diukur dari bertambahnya unit usaha, tetapi juga dari kesehatan keuangan, kualitas pelayanan, pertumbuhan usaha masyarakat, penciptaan lapangan kerja, dan manfaat yang dirasakan desa-desa anggota, bahkan termasuk warga kelurahan di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Dengan penguatan tata kelola dan pengembangan usaha yang terukur, BUMDESMA Bersabar Mandiri Sejahtera LKD diharapkan dapat terus berkontribusi dalam memperluas peluang ekonomi masyarakat di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. (miswan)







