Kab Bandung, faktainfokom.com
Pemerintah Desa Gunung Leutik Kec Ciparay Kab Bandung gelar Pelatihan Open Sistem Informasi Desa ( SID ). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Desa Gunung Leutik, Rabu 21/10/2926.
Kegiatan Pelatihan Open Sistem Informasi Desa tersebut dibuka langsung oleh Kepala Desa Gunung Leutik Agus Hamdani S.Ip dan dihadiri oleh Kepala Seksi Pemerintahan Kec Ciparay Saepuloh S.KM mewakili Camat Kecamatan Ciparay Anjar Lugiyana S.Ip, M.Ip, Ketua BPD Desa Gunung Leutik, Pendamping Kecamatan Ciparay, Perangkat desa dan Pemangku kepentingan lainnya.
Sistem informasi Desa adalah suatu sistem berbasis digital yang menggunakan perangkat keras , perangkat lunak, jaringan serta sumber daya manusia untuk mengelola data dan informasi sistem ini diatur dalam UU Desa dan dikelola oleh pemerintah desa guna mendukung administrasi pemerintahan, pelayanan publik saat perencanaan pembangunan desa, memungkinkan desa untuk mendata, mengolah dan menyampaikan informasi secara real time sehingga memudahkan pengambilan keputusan dan perencanaan pembangunan.
Menyimpan data penduduk desa secara lengkap dan terstruktur, mengelola surat menyurat, perizinan, dan berbagai dokumen administratif lainnya. Pelayanan publik, mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan publik seperti kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial, dengan SID proses administrasi desa menjadi lebih cepat dan efisien. Sistem ini memungkinkan pengelolaan data dan dokumen secara digital, mengurangi ketergantungan pada kertas dan menghemat waktu serta biaya.
Transparansi dan Akuntabilitas SID membantu meningkatkan transparansi pemerintahan desa dengan menyediakan akses informasi yang mudah bagi masyarakat. Ini mendorong akuntabilitas dan meminimalisir potensi penyalahgunaan wewenang.
Peningkatan Pelayanan Publik dengan data yang terstruktur dan mudah diakses pelayanan publik di desa menjadi lebih responsif dan tepat sasaran, masyarakat dapat dengan cepat mengurus kebutuhan administratif dan memperoleh pelayanan yang mereka butuhkan.
Perencanaan pembangunan yang lebih baik, SID memungkinkan masyarakat untuk terlibat aktif dalam proses pembangunan desa, dengan akses informasi yang terbuka masyarakat dapat memberikan masukan, kritik dan saran yang konstruktif.
Namun tantangannya berkaitan dengan SDM dan infrastruktur teknologi.
Sangat dibutuhkan pelatihan dan pendidikan tentang penggunaan SID ( Sistem Informasi Desa). ( Bah Yosep )







