Anggota Petani Sawit di RT 7 Kel Batuteritip Kec Sei Sembilan Dumai “Merasa Resah”, Aparat Berwewenang Dihimbau Turun Tangan

Dumai, faktainfokom.com

Belakangan ini Warga anggota Petani Sawit di RT 7 Kelurahan Batuteritip Kec Sei Sembilan Dumai merasa tidak nyaman . Hal itu dikarenakan Tanah kebun pertanian yang di usahai selama ini ,ada pihak yang mengklaim “merupakan Tanah Adat” .

Keterangan di rangkum ,tanah pertanian yang di usahai warga petani tersebut sejak tahun 2015 sudah di Imas Tumbang dengan biaya suadaya . Awal nya tanah tersebut kami usahai atas arahan dan petunjuk dari RT 7 waktu itu di jabat Bogel sebut Mukidi didampingi M ,Yusuf dan Dedi yang merupakan Anggota Petani Sawit di RT 7 kelurahan Batuteritip kepada Media faktainfokom.com

Kini tanaman Sawit yang sudah belasan tahun usianya itu ada yang sudah berbuah pasir ,dan sebagian belum berbuah terang 5 warga Petani Sawit di RT 7 Kelurahan Batuteritip kecamatan Sei Sembilan pada Wartawan media ini salah satu tempat pertemuan di Jalan Tega lega Dumai pada Kamis 2 Juli 2026.

Keluhan Warga ini, Kami sudah merasa tidak nyaman lagi lantaran tanah lahan Sawit yang yang sejak tahun 2015 sampai sekarang kami kelola Ahir Ahir ini di Klem Pula merupakan ” Tanah Adat ” terang Warga anggota Petani itu pada Media ini. oleh karena itu Kami mohon supaya pihak berwewenang turun tangan ,agar ada Solusi terbaik pinta anggota Petani itu.

5 anggota warga Petani di RT 7 Kel Batuteritip Kecamatan Sei Sembilan ini, diantarnya berinisial M, MY , S , D , dan BS mengaku sudah tidak nyaman, lantaran ada beberapa oknum anggota warga muncul datang ke daerah lokasi kebun Pertanian sawit mereka ” terkesan ada indikasi ingin bereaksi ” dimana tampak ada membawa Benda bentuk Parang kata anggota Petani itu pada media ini. dan mereka berharap ada solusi terbaik agar lahan kebun pertanian mereka bisa di kelola dengan baik ,dan situasi tetap bisa aman dan terkendali. Sampai berita ini di ekspos, pihak aparat berkompeten di Wilayah Kecamatan Sei Sembilan belum di mintai media ini Tanggapan nya dan Dinas Kehutan Riau belum dikonfirmasi.

Rilis team media.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *