Bandung, faktainfokom.com
Terkait dugaan adanya jual beli proyek pada tahun 2024, yang dilakukan oleh salah satu oknum Dinas Pendidikan kota Bandung, maka kami dari media faktainfokom.com melakukan klarifikasi atas dugaan tersebut.
Risman mengatakan, bahwa isu yang beredar tersebut tidak benar, dan saya hanya meminjam uang kepada seseorang, dan itu kaitannya dengan pribadi, tidak ada dengan pekerjaan atau kedinasannya.
Namun jika dilihat dengan bukti transfer yang sangat besar, Rp. 90.000.000, mungkinkah ada pihak yang meminjamkan tanpa jaminan dan akan dibayar dengan cara apa..?, sementara bukan hal yang perlu ditutupi jika gajih ASN sudah jelas tertera nilainya sesuai golongan.
Risman pun menjawab, bahwa jumlah tersebut dibayar dengan cara mencicilnya/ diangsur.
Risman menambahkan karena saya dengan peminjam sudah kenal lama dan beliau meminjamkannya.
Memang Risman membenarkan bahwa saya akan menyelesaikan kewajibannya hingga akhir Desember 2024, dan itu tertuang dalam perjanjian Risman yang ditanda tangani diatas materai, namun karena beberapa hal, maka saya hanya sanggup mencicilnya, ujar Risman.
Dan Risman mengatakan, bahwa dengan adanya konfirmasi dari media faktainfokom.com, kepala Dinas Pendidikan kota Bandung yang sedang berada diluar kota langsung menelepon saya dan memarahi saya, dan saya siap menerima konsekuensi sangsinya, dimarahi ataupun mau dikeluarkan, karena saya sadar bahwa nama saya sudah jelek baik dimata Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, maupun walikota Bandung, ujarnya
Namun menurut sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya mengatakan, bahwa pada tahun 2024, Risman menerima dana Rp. 90.000.000 via transfer dengan menjanjikan akan mendaptkan proyek pengadaan langsung, namun nyatanya hingga kini proyek yang dijanjikan tidak dapat dan dana tersebut belum dikembalikan, ucap narasumber.
Narasumber menambahkan, lantas kami menanyakan pada Risman terkait dana yang sudah masuk sebesar Rp. 90.000.000,- dan Risman berjanji akan menyelesaikan kewajibannya hingga akhir Desember 2024, seperti yang tertuang dalam perjanjian diatas materai, namun kewajiban tersebut hingga kini belum dilunasinya.
Narasumber pun menambahkan, kenapa sekarang jadi pinjam meminjam..? sudah dua tahun dana tersebut belum dikembalikan, dan awalnya Risman menjanjikan pekerja Penunjukan Langsung, tapi kok sekarang alibinya jadi pinjaman pribadi, ucap narasumber. (Kamal)







