MEMPERERAT SILATURAHMI DAN MERAWAT SEJARAH: KHAUL AKBAR MBAH H. SANTOYIB KE-6 DI DESA SEMUKUT BERLANGSUNG KHIDMAT

PULAU MERBAU, faktainfokom.com

Suasana khidmat dan penuh rasa kekeluargaan menyelimuti Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti. Keluarga besar Mbah H. Santoyib menggelar kegiatan Tahlilan, Doa Bersama, serta Peringatan Khaul Akbar dan Silsilah Keluarga yang kini telah memasuki tahun ke-6.

Acara yang bertujuan untuk menjaga garis keturunan dan memperkuat tali silaturahmi antar-generasi ini dihadiri oleh ratusan anggota keluarga besar serta jajaran pimpinan daerah setempat.

Dihadiri Pimpinan Kecamatan dan Kepala Desa

Kegiatan bernuansa religius ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran para tokoh penting di Kecamatan Pulau Merbau. Turut hadir dalam acara tersebut:

Hermansyah (Camat Pulau Merbau) beserta istri.

Muhamad Husni (Sekretaris Kecamatan/Sekcam).

Firmansyah (Kades Semukut )
Syafrizal (Kades Ketapang ) yang kompak hadir memberikan dukungan moral.

Enam Tahun Berjalan Konsisten

Edi Mashudi, S.Pd.I., M.Si., selaku Ketua Panitia sekaligus pencetus awal kegiatan ini, menyampaikan rasa haru dan bangganya atas konsistensi keluarga besar yang terus menjaga tradisi ini hingga pelaksanaan yang ke-6 kalinya.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tamu undangan, khusus pihak kecamatan dan para kepala desa yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Kegiatan ini tidak akan konsisten berjalan tanpa komitmen bersama dari seluruh keluarga,” ujar Edi Mashudi dalam sambutannya.

Harapan besar juga disampaikan oleh Khairul Sholeh, S.Pd., salah satu cicit dari almarhum Mbah H. Santoyib. Ia menekankan pentingnya acara ini agar generasi muda atau para cicit tidak kehilangan obor terkait sejarah leluhurnya.

Edukasi Sejarah: Melalui forum ini, para cicit dan generasi muda bisa mengetahui dengan jelas alur cerita dan silsilah keluarga besar mereka.

Kemandirian & Kebersamaan: Khairul menegaskan bahwa seluruh pendanaan kegiatan ini murni berasal dari iuran sukarela keluarga besar.

“Hal ini menunjukkan bahwasanya kebersamaan, kekompakan, dan gotong royong adalah nilai paling utama yang diajarkan dalam keluarga kami,” pungkas Khairul.

Sementara itu, Camat Pulau Merbau, Hermansyah, dalam arahannya mengaku sangat bersyukur bisa bertugas di lingkungan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan. Beliau juga memberikan apresiasi yang tinggi dan mengaku termotivasi oleh apa yang dilakukan oleh keluarga besar Mbah H. Santoyib.

“Saya sangat mengapresiasi kekompakan keluarga besar ini. Kegiatan seperti ini tidak hanya merawat silsilah keluarga, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana kebersamaan dan kegotongroyongan di tengah masyarakat bisa dibangun. Ini sangat memotivasi kami di jajaran pemerintahan,” ungkap Hermansyah hangat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahlil, doa bersama untuk almarhum Mbah H. Santoyib beserta leluhur keluarga.Tausiyah Yang di Pimpin Oleh Wahyu Dari Kalimantan (cicit ). dan ditutup dengan ramah tamah serta foto bersama keluarga besar lintas generasi. (Miswan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *